Seperti biasa sepulang dari tempat nongkrong bersama teman teman terbaring ku disofa tua yang sudah semakin sobek dan kusam seakan memaksa tuk segera menggantinya dan terselip sebatang rokok disela sela jari tangan yang kasar ini serta headset yang menempel dikedua daun telinga mendengarkan lagu lagu favorit pengantar tidur malam ini.
Sambil menghisap dan menghembuskan asap rokok yang keluar dari lubang bibir dan hidung ku termenung sekedar mengingat sesuatu yang telah terlewati pada hari ini dan sebelumnya. Huft! Terbesit kekesalan yang teringat saat kemarin aku mencari sebuah remote televisi yang sudah terlalu tua, kusam, berantakan dan sudah tidak bisa digunakan lagi (baca: rusak).
Kesana kemari, dari satu toko ke toko yang lain ditemani oleh motor tua kesayangan yang baru saja kuperbaiki,lumayan sudah sedikit membaik kondisi nya dan bisa melaju kencang meski tak sekencang pesawat tempur yang hanya dengan beberapa detik saja bisa sampai ketempat tujuan.
Ya, toko pertama aku datangi, lalu bertanya apakah ada menjual remote televisi jadul merk tak terkenal yang sudah tidak ada dijual dipasaran. penjual menjawab tidak ada sambil memegang remote tersebut. Kemudian bergegas melaju kembali memacu sikuda besi tua menuju ke toko berikutnya, begitu sampai langsung aku parkir, standartkan motor dan masuk ke toko tersebut. Kembali ku bertanya apakah ada menjual barang yang aku cari, Argh...!!!! aku dicuekin oleh penjualnya, aku terdiam dan berpikir sejenak sembari bertanya tanya dalam hati mengapa seperti ini ? Yah, ternyata karna penampilanku yang sangat kusam, lusuh dan seperti seorang gelandangan yang mengenakan celana robek tak beraturan. Langsung saja tanpa basa basi, akupun pergi meninggalkan toko tersebut dan mencoba mencari kembali toko lain.
Toko terakhir yang aku datangi, segera ku keluarkan barang antik, tua dan klasik namun sudah rusak berantakan. Ya, remote televisi. Penjual langsung bertanya, sedang mencari apa aku berada ditokonya ? Ya, pertanyaan bodoh dari penjual, sudah jelas dia melihat apa yang aku bawa dan sudah pasti barang itulah yang aku cari. "ya, kami ada barangnya, harganya 30 ribu rupiah, tapi merk telivisnya apa ?" kata penjual kepadaku. "sebentar ya, aku tanya kepada orang rumah karna tidak tahu jenis atau typenya" kataku menjawab.
Kembali aku menghampiri penjual dan memberitahu typenya, dengan cepat penjual mengeluarkan dan menjelaskan cara pemakaiannya, woooooow! tapiii! tiba tiba harga nya langsung berubah. ketika aku tanya " 30 ribu rupiahkan ?" penjual menjawab "35 ribu". Ah! apa apaan ini ?! belum juga waktu berlalu terlalu lama harga sudah berubah begitu cepat! Karna kesal, dengan tegas dan nada tinggi aku berkata "sudah, tidak jadi beli! masih banyak toko selain disini! Aku bukan orang bodoh yang bisa anda bohongi!" dan bergegas pergi dengan penuh kekesalan seolah ingin sekali rasanya membalik meja yang ada didepan penjual tersebut!
Dan lagi, hanya karna penampilan dan terlihat seperti orang bodoh, seringkali kita diacuhkan, dibodohi ataupun dimanfaatkan oleh orang orang yang tak bermoral seperti mereka!
Semoga sobat semua tidak pernah mengalami hal seperti ini.
sumber gambar : google







